Pusat jual beli sewa properti indonesia terbaik dan terbesar
0 komentar
Diposkan oleh
Bin Muhsin
di
01:29
Link ke posting ini
Cegah kanker payudara pada anak 10 th dengan Habbatussauda
Label: kankaer payudara pada anak-anak 0 komentarJudul diatas terinfirasi dengan berita terpopuler kompas pagi ini yang memberikan kabar pada kita jika seorang bocah umur 10 th terkena kanker payudara. Baca berita lengkapnya disini :
sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/06/05/09250947/aneh..anak.10.tahun.idap.kanker.payudaraJumat, 5 Juni 2009 | 09:25 WIBFULLERTON,KOMPAS.com-Gadis cilik yang berusia 10 tahun, Hannah Powell-Auslam, dari Southern California, mengejutkan dunia ketika ia didiagnosis terserang kanker payudara.
Vonis dokter itu diterimanya April 2009 dan ia telah menjalani operasi pengangkatan kanker langka yang disebut invasive secretory carcinoma. Menurut catatan kedokteran kanker ini diketahui pertama kali menyerang anak pada 1960, tetapi hingga sekarang pun kasusnya amat jarang.
Artikel ini juga dikomentari oleh seorang yang pernah terkena kanker waktu usia anak-anak. Lihat komennya disini:
iin @ Jumat, 5 Juni 2009 | 11:56 WIBJadi sebelum terlambat berilah anak anda Habbat`s Kid Honey
Waktu umur saya belum genap sepuluh tahun saya juga sudah menderita kanker payudara dansaya menjalani operasi kanker payudara padaumur sepuluh tahun dua bulan, Puji Tuhan setelah lima-enam tahun kemudian kedua payudara berkembang sepertiwanita normal lainnya dan kedua-duanya sama besarnya (saya tinggal di Jerman sejak kecil sampai sekarang,umur saya lima puluh tujuh tahun). Saya doakan semoga anak-anak perempuan yang masih kecil tetapi sudah menderita penyakit kanker tsb dapat disembuhkan, Amin.
HABBAT`S KID HONEY : Madu sehat pengganti multivitamin. Selain rasanya yang enak disukai anak-anak juga mengandung Omega3,6 dan 9 sangat baik untuk pertumbuhan otak,menurunkan panas badan (demam), membantu memelihara kesehatan,meningkatkan stamina anak serta menambah nafsu makan dan Insya Allah membantu menyembuhkan segala macam penyakit. Amin.
Habbatussauda obat segala macampenyakit kecuali kematian (HR. Bukhari - Muslim) Madu obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS: An-Nahl: 69) Untuk Konsultasi dan pemesanan Hubungi Bin Muhsin di 085227044550 / 021-91913103 email: binmushin_group@yahoo.co.id
Diposkan oleh
Bin Muhsin
di
18:07
Link ke posting ini
Penyakit Saluran Pernafasan Akut dengan Demam
Label: Penyakit Saluran Pernafasan Akut dengan Demam 0 komentarHABBAT`S KID HONEY mencegah dan mengobati Penyakit Saluran Pernafasan Akut dengan Demam pada anak danusia lanjut. Habbat`s Kid Honey : Madu sehat pengganti multivitamin. Selain rasanya yang enak disukai anak-anak juga mengandung Omega3,6 dan 9 sangat baik untuk pertumbuhan otak,menurunkan panas badan (demam), membantu memelihara kesehatan,meningkatkan stamina anak serta menambah nafsu makan dan Insya Allah membantu menyembuhkan segala macam penyakit. Amin.
Habbatussauda obat segala macampenyakit kecuali kematian (HR. Bukhari - Muslim) Madu obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS: An-Nahl: 69) Untuk Konsultasi dan pemesanan Hubungi Bin Muhsin di 085227044550 / 021-91913103 email: binmushin_group@yahoo.co.id
===
Penyakit Saluran Pernafasan Akut dengan Demam
1. Identifikasi
Penyakit yang disebabkan oleh virus pada saluran pernafasan ditandai dengan demam dan disertai satu atau lebih reaksi sistemik, seperti menggigil/kedinginan, sakit kepala, malaise, dan anoreksi; kadang-kadang pada anak-anak ada gangguan gastrointestinal. Tanda-tanda lokal juga terjadi di berbagai lokasi pada saluran pernafasan; bisa hanya satu gejala atau kombinasi, seperti rhinitis, faringitis atau tonsillitis, laringitis, laringotrakeitis, bronkitis, bronkiolitis, pneumonitis atau pneumonia. Mungkin juga terjadi konjungtivitis. Gejala-gejala dan tanda-tanda klinis biasanya berkurang sesudah 2-5 hari tanpa komplikasi; namun Bagaimanapun, bisa terjadi komplikasi sinusitis bakteriil, otitis media atau yang jarang sekali terjadi yaitu pneumonia yang disebabkan oleh bakteri.
Jumlah sel darah putih dan flora bakteri pada saluran pernafasan dalam batas normal, kecuali jika terjadi komplikasi. Pada bayi, akan sulit membedakannya dengan pneumonia, sepsis dan meningitis. Diagnosa spesifik ditegakkan dengan isolasi etiologi penyakit dari sekret saluran pernafasan yang ditanam pada kultur sel yang tepat atau pada kultur organ. Diagnosa juga ditegakkan dengan melakukan identifikasi dari antigen virus pada sel nasofaring dengan tes FA, ELISA dan RIA, dan atau adanya kenaikan titer antibodi dari pasangan sera.
2. Penyebab Penyakit
Virus parainfluenza tipe 1, 2, 3 dan jarang tipe 4; virus saluran pernafasan sinsitial (respiratory Syncytial Virus, RSV); adenovirus, terutama tipe 1-5, 7, 14 dan 21; rhinovirus, coronavirus tertentu; coxsackievirus grup A dan B tipe tertentu dan echovirus diperkirakan sebagai penyebab dari penyakit-penyakit demam saluran pernafasan akut.
Virus influenza (lihat Influenza) dapat memberikan gambaran klinis yang sama, terutama pada anak-anak. Beberapa jenis virus ini mempunyai tendensi lebih besar menyebabkan penyakit yang lebih parah; yang lainnya mempunyai predileksi menyerang kelompok umur tertentu.
RSV, sebagai virus penyebab penyakit saluran pernafasan utama pada bayi, insidensi penyakit ini paling tinggi pada bayi sampai usia 2 tahun; ia juga merupakan etiologi utama dari bronkiolitis dan menyebabkan pneumonia, croup, bronkitis, otitis media dan penyakit-penyakit demam saluran pernafasan atas. Virus pada influenza diketahui sebagai penyebab utama dari croup dan dapat juga menyebabkan bronkitis, pneumonia, bronkiolitis dan penyakit-penyakit demam saluran pernafasan pada anak-anak. RSV dan virus parainfluenza bisa menyebabkan penyakit yang memberikan gejala pada orang dewasa, terutama orang tua dan orang-orang dengan debilitas. Adenovirus sebagai penyebab berbagai bentuk penyakit saluran pernafasan; tipe 4, 7 dan 21 adalah penyebab umum dari penyakit saluran pernafasan akut pada calon prajurit yang tidak diimunisasi; pada bayi, adenovirus adalah penyebab penyakit paling agresif yang dapat menyebabkan kematian yang signifikan.
3. Distribusi Penyakit
Tersebar di seluruh dunia. Penyakit ini muncul dengan pola musiman di daerah beriklim sedang, dengan insidensi tertinggi pada musim gugur dan musim salju, terkadang juga pada musim semi. Di daerah tropis, infeksi saluran pernafasan lebih sering terjadi pada musim dingin dan basah. Pada masyarakat dengan jumlah penduduk besar, beberapa jenis virus muncul menyebabkan penyakit secara konstan, biasanya dengan sedikit pola musiman (misalnya: adenovirus tipe 1); yang lainnya cenderung muncul sebagai KLB yang jelas (misalnya RSV).
Insidensi tahunan biasanya tinggi, terutama pada bayi dan anak-anak, dengan 2-6 episode tiap anak per tahun dan tergantung dari jumlah mereka yang rentan dan virulensi dari penyebab penyakit. Selama musim gugur, musim salju dan musim semi, angka serangan (attack rate) untuk anak-anak prasekolah kira-kira 2% per minggu, bandingkan dengan 1% per minggu untuk anak-anak usia sekolah dan 0,5% pada orang dewasa. Dalam keadaan lingkungan dan kondisi hospes tertentu, infeksi oleh virus bisa menyerang setengah dari jumlah penduduk dalam waktu beberapa minggu (misalnya KLB adenovirus tipe 4 atau 7 yang terjadi pada calon prajurit). Di AS, 2/3 dari semua bayi akan terinfeksi RSV dalam waktu 12 bulan, 1/3 dari mereka akan berkembang menjadi penyakit saluran pernafasan bagian bawah. Dari keseluruhan bayi yang terinfeksi RSV ini, 2,5% akan dirawat di rumah sakit dan 1/1.000 bayi akan meninggal.
4. Reservoir
Manusia. Banyak jenis virus yang sudah dikenal menyebabkan infeksi tanpa gejala; adenovirus menjadi laten di tonsil dan adenoid. Beberapa jenis virus dari kelompok yang sama menyebabkan infeksi yang sama pada banyak spesies binatang tetapi bukan merupakan ancaman bagi manusia.
5. Cara-cara Penularan
Kontak langsung melalui mulut dan droplet; atau penularan terjadi karena kontak langsung melalui tangan, saputangan, peralatan makan atau benda-benda lain yang baru saja terkontaminasi oleh discharge saluran pernafasan dari orang yang terinfeksi. Virus yang dikeluarkan melalui tinja, termasuk enterovirus dan adenovirus, bisa ditularkan melalui jalur fekal-oral. KLB yang disebabkan oleh adenovirus tipe 3, 4 dan 7 pernah terjadi karena penularan yang terjadi di kolam renang.
6. Masa inkubasi: - Dari 1 – 10 hari.
7. Masa Penularan
Masa penularan berlangsung beberapa saat sebelum dan pada masa aktif dari penyakit ini; hanya sedikit yang diketahui mengenai masa penularan pada infeksi subklinis atau laten. Infeksi RSV pada bayi, virus sangat jarang bertahan selama beberapa minggu atau lebih sesudah hilangnya gejala klinis.
8. Kerentanan dan Kekebalan
Semua orang rentan terhadap penyakit ini. Penyakit ini lebih sering menyerang bayi, anak-anak dan orang tua dan penyakit pada usia ini biasanya lebih parah. Infeksi akan merangsang Terbentuknya antibodi spesifik dan biasanya cepat hilang. Reinfeksi oleh RSV dan virus parainfluenza sering terjadi, namun biasanya ringan. Orang-orang yang menderita penyakit jantung, paru-paru atau sistem imunitas mempunyai risiko terkena penyakit dengan gejala yang lebih parah.
9. Kerentanan dan Kekebalan
A. Upaya pencegahan
Lihat bagian I, 9A, pada Rhinitis akut di atas. Bayi dan anak-anak mempunyai risiko lebih tinggi terkena komplikasi penyakit yang disebabkan oleh RSV, yaitu bayi dan anak dibawah usia 2 tahun dengan penyakit paru kronis yang sedang mendapatkan pengobatan untuk penyakit parunya dalam waktu 6 bulan pada musim penularan RSV serta bayi prematur yang lahir pada usia kehamilan 32-35 minggu. Bayi-bayi yang mempunyai risiko tinggi ini akan terlindungi dari infeksi RSV bila diberi immunoglobulin RSV intravena (RSV-IGIV). Pemberian palivizumab, preparat antibodi monoclonal RSV yang diberikan kepada bayi secara intra muskuler, mengurangi jumlah bayi yang dirawat karena infeksi RSV di rumah sakit hingga separohnya. Penting untuk diketahui, bahwa pemberian RSV-IGIV merupakan kontraindikasi dan palivizumab tidak direkomendasikan untuk diberikan kepada orang-orang dengan kelainan jantung kongenital sianotik.
B. Pengawasan penderita, kontak dan lingkungan sekitar
1) Laporan kepada petugas kesehatan setempat: Laporan wajib diberikan bila terjadi epidemi, tidak ada kasus individu yang perlu dilaporkan, kelas 4 (lihat tentang laporan penyakit menular).
2) Isolasi: Isolasi kontak bisa dilakukan pada bagian Anak di rumah sakit. Di luar rumah sakit, penderita sebaiknya menghindari kontak langsung dan atau tidak langsung dengan anak-anak, orang dewasa dengan debilitas, orang tua atau orang yang menderita penyakit lain.
3) Disinfeksi serentak: Disinfeksi dilakukan terhadap peralatan makan dan minum; pembuangan discharge hidung dan mulut dengan cara saniter.
4) Karantina: Tidak dilakukan.
5) Imunisasi kontak: Tidak dilakukan.
6) Investigasi kontak dan sumber infeksi: Tidak selalu dilakukan.
7) Pengobatan spesifik: Tidak ada. Penggunaan antibiotika yang tidak rasional tidak disarankan; antibiotika hanya diberikan kepada penderita faringitis yang disebabkan oleh streptokokus grup A dan kepada pasien dengan komplikasi bakteriil yang jelas seperti otitis media, pneumonia atau sinusitis. Tidak ada consensus yang sama tentang manajemen yang tepat bagi bayi dengan infeksi RSV, terutama dalam hal pemberian ribavirin aerosol.
Dari sejumlah penelitian yang dilakukan di AS dan Kanada, tidak ada hasil yang jelas berupa perbaikan klinis pada pemberian ribavirin aerosol kepada bayi dengan infeksi RSV baik yang dirawat dengan bantuan ventilasi maupun tidak. Obat batuk, dekongestan dan antihistamin dipertanyakan efektivitasnya dan bisa berbahaya terutama pada anak-anak.
C. Penanggulangan wabah: Tidak ada tindakan yang cukup efektif. Beberapa kejadian infeksi nosokomial dapat dicegah dengan hanya melakukan prosedur umum pencegahan infeksi, seperti cuci-tangan yang benar; prosedur lain seperti iradiasi dengan ultraviolet, pengendalian aerosol dan pengendalian debu tidak terbukti bermanfaat. Hindari kerumuman orang (lihat seksi I, 9A2, di atas).
D. Implikasi bencana: Tidak ada.
sumber:
http://www.pppl.depkes.go.id/catalogcdc/Wcc05a44256eb3.htm
Diposkan oleh
Bin Muhsin
di
18:40
Link ke posting ini
GRATIS JADI MEMBER SYARIAH PT MAHKOTA PUNCAK PRESTASI DAN BONUS PULSA 50 RB
0 komentar- Gratis MPP Syriah senilai Rp.150.000,- : MPP Syariah adalah bisnis berbasis syariah yang memiliki website resmi www.mppsyariah.com dan blog salah satu membernya www.mppsyariahonline.blogspot.com untuk bergabung anda harus bayar Rp.150.000,- tetapi anda bisa mendapatkannya secara gratis jika memasang iklan di PAKET POS
- Silahkan hubungi saya di email/YM/FB/FS : binmuhsin_group@yahoo.co.id atau langsungke HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103
Diposkan oleh
Bin Muhsin
di
22:40
Link ke posting ini
SUPLEMEN PERTUMBUHAN OTAK PALING BAIK NO:1
Label: PERTUMBUHAN OTAK 0 komentarMadu Murni yang diracik dengan Minyak Habbatussauda dan Minyak Zaitun,
mengandung Ωmega 3,6 dan 9 sebagai nutrisi penting bagi tubuh,
dengan rasa yang disukai anak-anak. Berkhasiat untuk:
-
Pertumbuhan otak
- Meningkatkan kosentrasi
-
Menurunkan panas (demam)
-
Membantu memelihara kesehatan
-
Meningkatkan stamina anak
-
Menambah nafsu makan
Kemasan
Botol kaca isi netto 135 gr
Aturan Pakai
2 x 1 - 2 sendok teh sebelum makan
HABBAT`S KID HONEY : Madu sehat pengganti multivitamin. Selain rasanya yang enak disukai anak-anak juga mengandung Omega3,6 dan 9 sangat baik untuk pertumbuhan otak,menurunkan panas badan (demam), membantu memelihara kesehatan,meningkatkan stamina anak serta menambah nafsu makan dan Insya Allah membantu menyembuhkan segala macam penyakit. Amin.
Habbatussauda obat segala macampenyakit kecuali kematian (HR. Bukhari - Muslim) Madu obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS: An-Nahl: 69) Untuk Konsultasi dan pemesanan Hubungi Bin Muhsin di 085227044550 / 021-91913103 email: binmushin_group@yahoo.co.id
Diposkan oleh
Bin Muhsin
di
18:02
Link ke posting ini
Lemak Untuk Pertumbuhan Otak Bayi
Label: PERTUMBUHAN OTAK 0 komentarHABBAT`S KID HONEY membantu pertumbuhan otak paling maksimal dan merupakan Madu sehat pengganti multivitamin. Selain rasanya yang enak disukai anak-anak juga mengandung Omega3,6 dan 9 sangat baik untuk pertumbuhan otak,menurunkan panas badan (demam), membantu memelihara kesehatan,meningkatkan stamina anak serta menambah nafsu makan dan Insya Allah membantu menyembuhkan segala macam penyakit. Amin.
Habbatussauda obat segala macampenyakit kecuali kematian (HR. Bukhari - Muslim) Madu obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS: An-Nahl: 69) Untuk Konsultasi dan pemesanan Hubungi Bin Muhsin di 085227044550 / 021-91913103 email: binmushin_group@yahoo.co.id
===
Sah-sah saja mengurangi lemak dalam asupan nutrisi orang dewasa. Namun, menurut Dr. William Sears, seorang dokter yang banyak menangani tumbuh kembang balita, keranjingan akan makanan yang serba rendah lemak dan rendah kolesterol ini sebaiknya tidak terbawa-bawa ketika bunda menyiapkan makanan untuk bayi. Bayi memerlukan lemak, bahkan dalam jumlah yang banyak. Kalori dalam ASI, 40-50 persennya merupakan lemak dan juga kaya kolesterol. Makanan seimbang bagi bayi harus mengandung kalori yag 40 persennya berbentuk lemak, dan 30-40 persen bagi anak usia 1-2 tahun. Mengapa? Di bawah ini beberapa alasannya: 1.Lemak diperlukan sebagai penyimpanan terbesar sumber energi tubuh. Ada 6 kalori dalam 1 gram lemak, dua kali lebih banyak dari yang ada dalam karbohidrat dan protein. 2.Otak yang sedang tumbuh juga memerlukan lemak yang tepat dan benar. Otak tumbuh lebih cepat selama tahun pertama kehidupan dibanding periode lainnya. Otak menggunakan 60 persen dari total energi yang dikonsumsi bayi, dan 60 persen dari otak adalah lemak. Lemak pun menyediakan komponen-komponen utama bagi membran sel dalam otak dan sarung atau kantung myelin, yang menyekat saraf-saraf dalam otak dan ruas tulang belakang sehingga rangsangan saraf berjalan lebih efisien ke seluruh tubuh bayi yang tengah tumbuh. 3.Lemak adalah komponen dasar dalam hormon-hormon yang penting dan bagian yang berharga dalam membran sel, terutama sel-sel darah merah. 4.Lemak bersifat seperti kapal feri dalam menyerap dan mengantarkan atau mengalirkan vitamin A, D, E, dan K. 5.Lemak membuat makanan menjadi terasa enak. Bayi menyukai lemak dalam makanan yang terasa di mulut. 6.Lemak adalah makanan kaya gizi, terkemas dalam hampir semua kalori dalam jumlah paling kecil. Gizi ini begitu penting bagi bayi usia 1-2 tahun karena mereka biasanya merupakan pemilih makanan dan mengonsumsi sedikit makanan pada setiap waktu makan. 7.Karena ASI mengandung banyak lemak, dan bisa dibilang merupakan lemak terbaik yang diperoleh bayi. (untuk melihat secara detail manfaat ASI, klik rubrik Tentang ASI). Selain ASI sebagai sumber lemak terbaik, ikan laut dan sayuran juga merupakan sumber lemak yang baik. Bila diurutkan berdasarkan kandungan gizinya, lemak-lemak itu adalah: - makanan laut (khususnya ikan salmon) - minyak rami - avokad - minyak sayur - mentega kacang (mentega ini hanya diberikan setelah bayi berusia 2 tahun) Tiga sumber lemak teratas (ASI, makanan laut, dan minyak rami) adalah sumber-sumber yang kaya akan asam lemak omega-3, yang sangat penting bagi pertumbuhan otak yang optimal.
Diposkan oleh
Bin Muhsin
di
18:01
Link ke posting ini
Pertumbuhan Otak Pengaruhi Autisme
Label: Anak Autis: Pandanglah Kami secara Normal, autisme, PERTUMBUHAN OTAK 0 komentarHABBAT`S KID HONEY MENCEGAH AUTISME DAN MEMAKSIMALKAN PERTUMBUHAN OTAK dan merupakan Madu sehat pengganti multivitamin. Selain rasanya yang enak disukai anak-anak juga mengandung Omega3,6 dan 9 sangat baik untuk pertumbuhan otak,menurunkan panas badan (demam), membantu memelihara kesehatan,meningkatkan stamina anak serta menambah nafsu makan dan Insya Allah membantu menyembuhkan segala macam penyakit. Amin.
Habbatussauda obat segala macampenyakit kecuali kematian (HR. Bukhari - Muslim) Madu obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS: An-Nahl: 69) Untuk Konsultasi dan pemesanan Hubungi Bin Muhsin di 085227044550 / 021-91913103 email: binmushin_group@yahoo.co.id
===
TEMPO Interaktif, Raleigh:
Temuan terbaru Universitas North Carolina ini mendukung penelitian sebelumnya bahwa pertumbuhan cepat otak anak autis umur satu tahun setara dengan otak anak normal usia dua tahun.
Ketua tim peneliti, Joseph Piven, mengatakan studi perilaku terhadap bayi berisiko tinggi terkena autisme menyatakan munculnya gejala gangguan perilaku dan masalah dengan interaksi sosial umumnya terlihat pada usia setahun. "Penemuan gejala sejak dini meningkatkan peluang lebih besar untuk perawatan dan pencegahan sejak awal yang bisa diidentifikasi oleh penelitian selanjutnya," kata Direktur Pusat Penelitian Gangguan Perkembangan Syaraf Universitas Carolina Utara itu dalam pertemuan tahunan pakar neuropsychopharmacology Amerika pekan lalu.
Autisme, gangguan perkembangan mental yang dicirikan oleh defisit parah dalam interaksi sosial dan komunikasi, biasanya diasosiasikan dengan keterbatasan dalam jangkauan aktivitas dan minat. Hal lain adalah munculnya perilaku pengulangan, seperti menyusun mainan dalam cara tertentu serta kebutuhan untuk rutinitas.
Hasil penelitian menemukan dalam pertumbuhan otak yang normal, koneksi syaraf dihilangkan melalui proses "pemangkasan". Proses ini sangat penting untuk menyaring koneksi dalam otak normal dan meningkatkan efisiensi dari koneksi otak yang sudah ada. Nah, ternyata pada anak autis, hanya ada sedikit aktivitas pemangkasan, dan karena itu otak mereka menjadi lebih besar daripada anak yang tidak terkena autis.
Piven mengingatkan, meski penelitian mereka menunjukkan adanya hubungan antara pertumbuhan otak yang terlalu cepat dan autisme, hal ini bergantung pada variasi kasus dalam autisme. Bagaimana anak itu terkena autis, perkembangan dan pengaruhnya terkait dengan pertumbuhan otak sangat bervariasi.
Piven menyatakan studi tentang perkembangan otak pada anak autis ini merupakan bagian dari studi besar Austism Centers of Excellence yang dibiayai oleh National Institutes of Health. Studi itu mempelajari 500 bayi berusia 6, 12, dan 24 bulan. Mereka adalah adik anak yang terkena autis, sehingga dikategorikan berisiko tinggi terkena autis. Studi dilakukan dengan peralatan canggih pengolah data otak berbasis resonansi magnetik (MRI).
Sebelumnya, penelitian perkembangan otak dan perilaku menggunakan teknologi MRI. Teknologi itu dikhawatirkan memperparah gejala autis yang sudah ada. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan metode ini digunakan dan bahkan bisa menyediakan informasi tentang perubahan otak dalam bayi yang bisa dikategorikan sebagai gejala awal autisme.
AMAL IHSAN | SCIENCEDAILY
Diposkan oleh
Bin Muhsin
di
17:51
Link ke posting ini

.jpg)